health-beverage.com

KUNINGAN – Untuk kali pertama selama keikutsertaan dalam multievent antardaerah di Jawa Barat, Kabupaten Kuningan bakal berpartisipasi di cabang sepak bola putri Porda XIII/2018. Manajer yang menaungi tim sepak bola putri juga sudah ditunjuk, yakni Apep Kusmara dan koordinator lapangan, Ade Lesmana.

Tim manajer juga sudah mengagendakan sejumlah laga uji coba, terutama dengan tim-tim dari luar daerah. Persiapan matang ini dilakukan agar tim tidak hanya numpang lewat, melainkan mencatat prestasi mendulang medali di Porda yang berlangsung di Kabupaten Bogor tahun depan.

Agar target itu bisa terpenuhi, saat ini tim sepak bola putri yang akan diturunkan di Porda sudah terbentuk. Sebanyak 25 pemain berasal dari mahasiswa dan pelajar, mulai berlatih.

“Pemain yang terkumpul ini hasil seleksi yang kami lakukan. Mayoritas pelajar, dan sisanya diambil dari mahasiswi berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Kuningan. Melihat besarnya semangat pemain, kami yakin tim ini akan menuai prestasi. Ditambah besarnya dukungan dari Pak Ajat (Kadis PUPR),” sebut Ade.

Mantan pelatih Pesik Kuningan tersebut menegaskan, pelatih yang menangani tim yakni Jajang Kurnaedi. Sedangkan dirinya bertugas sebagai koordinator lapangan.

Sejumlah laga uji coba sudah disiapkan. Salah satunya bertanding dengan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

“Hari ini (kemarin, red) kami berangkat ke Brebes untuk melakoni pertandingan persahabatan. Kenapa dipilih Brebes? Karena di sana ada tim sepak bola putri. Kemudian juga kami ingin memberikan pengalaman bertanding di luar kandang kepada para pemain yang mayoritas masih minim jam terbang,” papar Ade.

Selain beruji coba dengan Brebes, sambung dia, yang terdekat adalah ambil bagian dalam turnamen sepak bola putri di Kabupaten Subang. Rencananya, event tersebut digelar akhir bulan ini dan sejumlah daerah sudah menyatakan kesiapannya untuk tampil.

“Turnamen di Sumedang itu akan menjadi barometer kemajuan para pemain. Apakah akan mengalami peningkatan, baik teknik maupun stamina, atau malah stagnan. Nah, di turnamen ini juga kami bisa mengukur kemampuan para pemain serta tim lawan,” katanya.

Dia juga menyebut, para pemain yang akan memperkuat tim sepa kbola putri Kabupaten Kuningan berasal dari beberapa kecamatan. Seperti Kecamatan Ciwaru dan Hantara, serta Kecamatan Kuningan sendiri.

“Para pemain ini berasal dari berbagai kecamatan. Kami menyeleksinya dengan sangat ketat. Bukan apa-apa, kami ingin tim ini bisa menuai prestasi yang membanggakan di Porda nanti. Dari beberapa kali latihan, kami melihat kalau kemampuan para pemain cukup merata. Mereka juga nampak semangat mengikuti latihan, meski berlatih di tengah terik matahari,” imbuh Ade. (ags)

The post Kuningan Kirim Tim Sepak Bola Putri ke Porda Jabar 2018 appeared first on Radar Cirebon.

health-beverage.com

KUNINGAN – Polres Kuningan siap mengulang kesuksesan menggelar acara jajal alam para pencinta motor trail. Gelaran itu dalam rangka memperingati HUT ke-5 Linggar Lodaya Trail Adventure Community (LL-TAC) Kuningan, 11 Februari mendatang.

Wakapolres Kuningan Kompol Benny Bhatara selaku ketua Panitia Trail Adeventure LL-TAC mengungkapkan, sedikitnya 1.000 offroader dari berbagai daerah akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten dan Lampung.

Kegiatan offroad kali ini, kata Benny, mengangkat tema “Akur jeung Batur di Jalur, Bakti ka Dulur di Lembur”. Sesuai tema tersebut, acara itu sebagai ajang tali silaturrahim para offroader dari berbagai daerah di Indonesia. Sekaligus kegiatan kemanusiaan kepada warga yang dilewati.

“Bukan hanya kegiatan jalan-jalan, namun kami juga adakan kegiatan sosial seperti penanaman pohon, khitanan masal, pengobatan gratis hingga pembangunan jalan,” kata Benny dalam acara launching kegiatan Trail Adeventure LL-TAC Kuningan di Kafe Jelila, Taman Cirendang, Selasa (7/2).

Menurut Benny, acara trail adventure tersebut merupakan agenda rutin komunitas pencinta motor trail naungan Polres Kuningan yang lahir 11 Februari 2012 lalu. Para offroader dari berbagai daerah akan diajak menjelajahi jalur Kuningan yang menantang sambil menikmati pemandangan alam pegunungan yang indah.

“Alam Kuningan ini teramat sangat indah sehingga sangat disayangkan jika tidak diketahui masyarakat luar. Melalui kegiatan ini, para offroader dari berbagai daerah bisa menyalurkan hobinya menaklukkan jalur berlumpur sambil menikmati keindahan dan kesejukan alam Kuningan,” ujar Benny.

Koordinator Panitia Jalur Ipda Haga Deo menambahkan, jalur yang akan ditempuh para offroader nanti melintasi 27 desa yang ada di tujuh kecamatan di Kabupaten Kuningan. Adapun jarak tempuhnya sejauh 67 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh sekitar lima jam.

“Sebanyak 70 personel Polres Kuningan telah disiapkan untuk pengamanan kegiatan tersebut. Sedangkan utuk jalur, saat ini sudah memasuki tahap pematangan dan dipastikan siap dilalui pada saat pelaksanaan nanti,” ujar Haga. (fik)